Memahami Sistem Trading: Mechanical dan Discretionary

Dalam dunia perdagangan, sistem trading adalah fondasi bagi setiap trader untuk mengambil keputusan pembelian dan penjualan. Selain dibagi menjadi analisis teknikal dan fundamental, sistem trading juga dapat dikelompokkan menjadi dua kategori utama: mechanical dan discretionary. Namun, di antara keduanya, manakah yang lebih menguntungkan? Mari kita telusuri lebih dalam.


1. Sistem Trading Mechanical

Sistem trading mechanical mengandalkan aturan-aturan yang telah diprogram sebelumnya untuk memutuskan kapan harus masuk dan keluar dari pasar. Jika Anda menggunakan perangkat lunak atau robot perdagangan yang otomatis, atau mengandalkan berbagai indikator teknikal untuk memberikan sinyal, maka Anda menggunakan sistem trading mechanical.

Keuntungan:

  • Backtesting yang Akurat: Anda dapat melakukan pengujian kembali (backtest) terhadap sistem trading Anda. Ini memungkinkan Anda untuk mengevaluasi seberapa efektif sistem Anda dalam berbagai kondisi pasar.

  • Kemungkinan Profit dan Loss yang Dapat Diprediksi: Hasil backtest dapat memberikan Anda gambaran tentang probabilitas keuntungan dan kerugian, serta ekspektasi profit.

  • Tidak Dipengaruhi Emosi: Keterlibatan emosi dalam pengambilan keputusan dihilangkan karena sistem secara otomatis memberikan sinyal masuk dan keluar dari pasar.

Kekurangan:

  • Tidak Selalu Akurat: Hasil backtest tidak selalu merepresentasikan kondisi pasar saat ini. Pola pergerakan harga pasar bersifat acak, dan apa yang berhasil di masa lalu belum tentu berhasil di masa kini.

  • Ketergantungan pada Setting dan Parameter: Profitabilitas sistem tergantung pada parameter dan setting tertentu, yang mungkin perlu disesuaikan secara berkala.

2. Sistem Trading Discretionary

Sistem trading discretionary, di sisi lain, mengandalkan intuisi, pengalaman, dan penilaian subjektif trader untuk membuat keputusan perdagangan. Trader yang menggunakan sistem ini mungkin lebih fleksibel dan dapat menyesuaikan strategi mereka sesuai dengan kondisi pasar yang berubah.

Keuntungan:

  • Kemampuan Beradaptasi: Anda dapat dengan cepat menyesuaikan diri dengan kondisi pasar saat ini berkat pengalaman dan pengetahuan Anda tentang pola pergerakan harga.

  • Pengalaman sebagai Modal Utama: Keputusan perdagangan didasarkan pada pengalaman, yang memungkinkan Anda untuk membuat keputusan secara lebih efektif tanpa harus bergantung pada indikator teknikal.

  • Pembelajaran yang Berkelanjutan: Dengan menggunakan sistem ini, Anda terus belajar dan meningkatkan wawasan trading Anda dari waktu ke waktu.

Kekurangan:

  • Memerlukan Waktu dan Pengalaman: Dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk mengembangkan kemampuan analisis dan intuisi yang diperlukan untuk menggunakan sistem ini secara efektif.

  • Resiko Lebih Tinggi untuk Trader Pemula: Trader yang baru memulai mungkin berisiko terjebak dalam perjudian jika mereka kurang pengalaman dan pengetahuan tentang pasar.

Apakah sistem trading mechanical atau discretionary yang lebih menguntungkan tergantung pada kepribadian dan karakter Anda sebagai seorang trader. Jika Anda masih berjuang dengan emosi dan disiplin, sistem mechanical mungkin lebih cocok untuk Anda. Namun, jika Anda telah mengembangkan kemampuan untuk mengendalikan emosi dan memiliki pengalaman yang cukup, sistem discretionary mungkin lebih sesuai. Yang terpenting, apapun sistem yang Anda pilih, disiplin dan rencana trading yang jelas tetap merupakan kunci kesuksesan dalam perdagangan.