Metodologi Turtle Trading System: Mengikuti Jejak Kesuksesan Richard Dennis

Turtle Trading System atau Sistem Trading Kura-Kura adalah metodologi trading yang dikembangkan oleh Richard Dennis pada awal tahun 1980-an. Richard Dennis mencapai kesuksesan yang luar biasa dengan sistem ini, mengubah modal awalnya yang hanya sekitar $400 menjadi lebih dari $100 juta. Artinya, sistem ini menjadi sangat terkenal dan diadopsi oleh banyak trader di seluruh dunia.




Asal Usul dan Inspirasi

Sistem ini terinspirasi dari cara unik para peternak tangkar kura-kura menilai apakah anak penyu dapat bertahan hidup atau tidak. Para peternak memasukkan penyu satu per satu ke dalam air. Jika penyu tenggelam, dianggap tidak mampu bertahan hidup dan dieliminasi. Sementara yang dapat berenang dan bertahan dianggap mampu dan dipelihara untuk dijual.

Perekrutan "The Turtles"

Pada tahun 1983, Richard Dennis merekrut 13 orang murid yang dikenal sebagai "The Turtles." Mereka berasal dari berbagai latar belakang, bahkan beberapa di antaranya tidak memiliki pengalaman sebelumnya dalam trading. Dennis memberikan aturan tertentu, dikenal sebagai Turtle Rules, dan setiap murid diberi tanggung jawab mengelola dana yang sama.

Turtle Rules: Enam Komponen Utama

Sistem Turtle Trading memiliki enam komponen utama yang harus dimiliki oleh suatu sistem trading yang lengkap:

  1. Market (Pasar): Menentukan pasangan mata uang atau instrumen lain yang akan diperdagangkan, termasuk pertimbangan diversifikasi.
  2. Ukuran/Volume/Lot: Menentukan seberapa banyak aset yang akan dibeli atau dijual, berkaitan dengan diversifikasi dan manajemen risiko.
  3. Entry/Open (Masuk/Buka): Menentukan kapan membuka posisi. Sistem canggih akan memberikan sinyal kapan waktu terbaik untuk memasuki pasar.
  4. Stop (Berhenti): Menentukan kapan menutup posisi dalam keadaan rugi. Turtle Rules menekankan pentingnya menutup posisi rugi untuk kelangsungan trader.
  5. Exit (Keluar): Menentukan kapan menutup posisi dalam keadaan profit. Turtle Rules tidak hanya fokus pada kerugian tetapi juga keuntungan.
  6. Taktik: Menentukan cara spesifik untuk membeli dan menjual. Ini mencakup seluk beluk strategi untuk pembukaan posisi, terutama dalam kondisi menunggu atau floating loss.

Inti dari Turtle Trading System: Mengikuti Trend

Metodologi ini didasarkan pada konsep 'Trend Follower.' Sistem Turtle Trading menekankan pada pentingnya mengikuti tren dan tidak melawan arus pasar. Dengan mengamati dan mengikuti tren, trader diharapkan dapat meningkatkan peluang kesuksesan dalam jangka panjang.


Turtle Trading System, yang terkenal karena kesuksesan Richard Dennis, menjadi dasar bagi banyak trader untuk mengembangkan sistem trading mereka sendiri. Fokus pada mengikuti tren, manajemen risiko yang ketat, dan aturan yang jelas adalah inti dari kesuksesan sistem ini. Bagi para trader yang tertarik, memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Turtle Trading System dapat menjadi landasan yang kuat dalam perjalanan trading mereka.