Teknik Trading Reversal Ala Sushi Roll: Maksimalkan Keuntungan dari Pembalikan Harga

Memanfaatkan pembalikan harga dapat menjadi strategi yang menguntungkan dalam dunia trading, dan salah satu teknik yang menarik untuk diterapkan adalah teknik trading reversal ala sushi roll dengan mengandalkan formasi RIOR (Rolling Inside Outside Reversal). Apa itu, dan bagaimana cara mengaplikasikannya? Mari kita eksplor lebih lanjut.

Pada dasarnya, reversal atau pembalikan arah trend seringkali dihadapi dengan pandangan berbeda oleh para trader. Ada yang memilih mengikuti trend, sementara yang lain suka melawan arah trend. Teknik trading reversal ala sushi roll menjadi opsi menarik bagi mereka yang mencari pola reversal yang dapat diandalkan.


Fakta Menarik Teknik Trading Reversal Ala Sushi Roll

Teknik ini dikenal sebagai sushi roll bukan karena memiliki pola atau indikator yang menyerupai makanan tersebut. Menurut Mark Fisher, pencipta teknik ini, nama "sushi roll" diberikan karena konsep ini tercipta saat jam makan siang oleh sekelompok trader. Hasil uji coba pada pasar indeks saham, khususnya pada pergerakan NASDAQ antara tahun 1990 hingga 2004, menunjukkan bahwa teknik ini dapat menghasilkan return yang mengesankan.

8 Dasar Teknik Sushi Roll

  1. Menggunakan Kurang Lebih 10 Candlestick: Menggunakan sekitar 10 candlestick sebagai acuan, di mana 5 candle pertama bergerak sesuai arah trend dan 5 candle berikutnya bergerak berlawanan.
  2. Rolling Inside: Fase di mana 5 candlestick pertama terjebak dalam range perdagangan yang sempit.
  3. Outside Reversal: Fase di mana 5 candlestick berikutnya bergerak di arah berlawanan dengan High dan Low yang sepenuhnya melingkupi 5 candle sebelumnya.
  4. Gabungan Rolling Inside dan Outside Reversal: Disebut sebagai setup RIOR.
  5. Konfirmasi Dengan Breakout: Konfirmasi sinyal dapat dilakukan dengan memperhatikan breakout dari trendline.
  6. Jangka Panjang dan Chart Weekly: Metode ini direkomendasikan untuk chart Weekly dan dianggap sebagai metode jangka panjang.
  7. Dapat Diadaptasi ke Time Frame Lebih Rendah: Jika diinginkan untuk jangka waktu menengah atau pendek, teknik ini bisa diuji di time frame yang lebih rendah.
  8. Pola Engulfing dengan Lebih Banyak Candlestick: Setup RIOR mencerminkan pola engulfing tetapi dengan lebih banyak candlestick.

Cara Menggunakan Teknik Sushi Roll Dalam Trading Forex

Skenario Sell (Harga Dalam Kondisi Bullish)

Dalam situasi uptrend, munculnya setup RIOR dapat menjadi sinyal bearish reversal. Perhatikan fase Rolling Inside dan Outside Reversal, dan konfirmasi dengan breakout dari trendline. Open sell dapat dilakukan setelah penutupan candle breakout, dengan Stop Loss ditempatkan di area high candlestick yang membentuk Outside Reversal.

Skenario Buy (Harga Dalam Kondisi Bearish)

Ketika market menunjukkan kondisi downtrend, setup RIOR dapat mengindikasikan sinyal bullish reversal. Perhatikan fase Rolling Inside dan Outside Reversal, dan konfirmasi dengan breakout dari trendline. Open buy dapat dilakukan setelah penutupan candle breakout, dengan Stop Loss ditempatkan di area low Outside Reversal.



Teknik trading reversal ala sushi roll dengan formasi RIOR merupakan strategi yang dapat memberikan keuntungan potensial. Meskipun membutuhkan konfirmasi yang lebih lama, namun hasil backtest menunjukkan potensi return yang signifikan. Penting untuk menguji dan menyempurnakan teknik ini sesuai dengan preferensi dan gaya trading masing-masing. Selalu ingat untuk menerapkan manajemen risiko yang bijak untuk melindungi modal Anda dalam setiap transaksi.