Harga Emas Naik Tipis di Perdagangan Asia, Didorong Pelemahan Dolar AS
Harga emas berjangka menguat tipis pada perdagangan sesi Asia, Kamis, seiring pergerakan dolar AS yang cenderung melemah di pasar global.
Berdasarkan data perdagangan di Divisi Comex New York Mercantile Exchange, kontrak emas berjangka untuk pengiriman Desember diperdagangkan di level US$4.324,40 per troy ons, naik 0,14% pada saat penulisan.
Sebelumnya, harga emas sempat menyentuh level tertinggi intraday dan masih mempertahankan tren positif. Secara teknikal, logam mulia ini diperkirakan memiliki area support di US$4.308,35 per troy ons, sementara level resistance berada di US$4.439,80 per troy ons.
Di sisi lain, Indeks Dolar AS Berjangka yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia tercatat relatif stabil di level US$100,81.
Pergerakan dolar yang cenderung melemah umumnya memberikan dukungan bagi harga emas karena membuat logam mulia tersebut lebih menarik bagi pemegang mata uang lainnya.
Sementara itu, komoditas logam lainnya bergerak melemah. Kontrak perak berjangka untuk pengiriman Desember turun 0,53% ke level US$64,62 per troy ons. Adapun kontrak tembaga berjangka untuk pengiriman Desember terkoreksi 0,42% dan diperdagangkan pada US$6,76 per pon.